SERANG, (infoparlemen.co.id) – Wakil Presiden RI, Prof Dr KH Ma’ruf Amin hadir di acara halal bihalal dan silaturahmi yang digelar oleh Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Banten, Sabtu, 4 Mei 2024.
Acara yang digelar di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Kabupaten Serang, Banten itu juga dihadiri oleh Founder Gaido Group Muhammad Hasan Gaido,
Dalam kesempatan itu, Gaido Travel menyumbangkan Bea Siswa kepada santri di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara dan Mahasiswa Universitas Syekh Nawawi Banten.
M Hasan Gaido mengatakan, program itu merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Gaido terhadap pendidikan santri di pondok pesantren, yakni berkontribusi terhadap pembangunan dan pertumbuhan sumber daya insani.
“Kami ingin menjadikan generasi penerus bangsa sebagai santri dan mahasiswa yang memiliki pengetahuan dan keterampilan, agar mereka dapat bersaing dengan lulusan pendidikan lainnya. Bahwa santri saat ini memiliki kesempatan yang sama karena pondok pesantren dibawah undang undang,” kata Hasan Gaido.
Hasan Gaido menyampaikan, kegiatan silaturahim dan halal bihalal ini di rangkai dengan berbagai kegiatan, di antaranya launching Batik Tanara, Santri Mart.
“Pada kesempatan itu pula, Founder Gaido Group mendapatkan kesempatan untuk silaturahim bersama wapres RI prof Dr KH Maruf Amin untuk menyamakan Visi dan Misi Gaido Group. Program apa saja yang bisa sinergi dan berkolaborasi dalam mendorong percakapan kemajuan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia,” terang Gaido.
Lebih lanjut, Gaido menyampaikan bahwa visi Gaido 2045 Indonesia adalah, menjadi Sentral Ekonomi Syariah Dunia dan kami Gaido Group menjadi pelaksananya. Saat ini kami memiliki Gaido Bank Syariah yaitu bisnis di bidang keuangan syariah yang sudah memasuki usia 30 tahun, dan sebagian sahamnya di wakafkan ke organisasi MUI dan hidayatullah.
“Sekarang sudah bisa diakses di Play’ store Gaido Mobile Banking dalam produk tabungan dan pembiayaan haji, umrah dan kebutuhan masyarakat Indonesia. Gaido travel yang memiliki izin pariwisata, umrah, haji dan franchise sudah melewati 21 tahun dan memiliki 72 kantor cabang. Sebagian sahamnya diwakafkan ke pondok pesantren, santri mart bidang usaha retail kebutuhan santri dan oleh oleh haji umrah, Banten restoran halal yang mengangkat makanan Banten, baduy outbound kawasan wisata halal di serang Banten tempat pelatihan dan wisata edukasi,” ungkap Hasan Gaido.
Sementara, Wapres Maruf Amin memberikan arahan bagaimana mengawali ekonomi syariah di Indonesia dimulai dari keuangan syariah, ketika saya masih di MUI pusat maka diberikan pengarahan LKS lembaga keuangan syariah.
Ketika menjadi wakil presiden memberikan masukan kepada presiden Jokowi yaitu Untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai global ekonomi dan keuangan syariah pada 2024.
Maka dari itu, Pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2020 sebagai landasan transformasi Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) menjadi Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).
“Dimana, ketuanya adalah Presiden dan saya wakil presiden sebagai wakil ketua dan sekaligus ketua harian. Agar program ekonomi syariah bergerak lebih cepat maka saya lahirkan, yaitu KDEKS dibeberapa Provinsi saat ini sudah 30 provinsi yang terbentuk KDEKS sehingga nantinya di daerah bisa bergerak lebih cepat,” jelas Wapres.
Masih kata Wapres, maka saya mengimbau KDEKS Banten bisa menjadi terdepan untuk memajukan ekonomi syariah, didalamnya ada keuangan syariah, makanan halal, fashion dan wisata halal.
“Saya harap pondok pesantren di Banten ikut terlibat dalam ekonomi termasuk ponpes Tanara ini yang sudah berjalan ada beberapa bidang ekonomi,” kat Maruf Amin. (*)


