TANGERANG SELATAN, (infoparlemen.co.id) – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia (lansia) melalui penguatan 36 Pos Lansia yang tersebar di seluruh wilayah kota. Keberadaan Pos Lansia tidak hanya menjadi pusat pelayanan kesehatan, tetapi juga ruang interaksi sosial yang mendorong para lansia tetap sehat, aktif, mandiri, dan bahagia.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, meningkatnya angka harapan hidup masyarakat menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah untuk menghadirkan layanan yang lebih inklusif bagi kelompok lanjut usia. Karena itu, pengembangan Pos Lansia terus dilakukan agar pelayanan kesehatan semakin mudah dijangkau masyarakat.
“Lansia adalah bagian penting dari masyarakat yang harus terus kita perhatikan. Melalui Pos Lansia, kami ingin menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat sekaligus menciptakan ruang aktivitas agar para lansia tetap sehat, mandiri, produktif, dan bahagia,” ujar Benyamin, Kamis (6/8/2026).
Saat ini, terdapat 36 Pos Lansia yang tersebar di berbagai kelurahan di Kota Tangerang Selatan, di antaranya Pondok Jagung, Serpong, Rawa Mekar Jaya, Pisangan, Pamulang, Setu, Rawa Buntu, Sawah Baru, Pondok Ranji, Pondok Cabe Ilir, Ciater, Pamulang Timur, Jombang, Serpong Utara, Pondok Betung, Paku Alam, Ciputat Timur, Cireundeu, Keranggan, Rengas, Pondok Benda, Bakti Jaya, Kedaung, Jurang Mangu, Pondok Aren, Bambu Apus, Lengkong Wetan, Pondok Kacang Timur, Pondok Pucung, Benda Baru, Kampung Sawah, Lengkong Karya, Ciputat, Situ Gintung, Pondok Karya, dan Parigi.
Melalui Pos Lansia tersebut, para lanjut usia memperoleh berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan kesehatan berkala, pemantauan kondisi kesehatan, konsultasi, edukasi pola hidup sehat, senam lansia, hingga beragam kegiatan sosial yang bertujuan menjaga kebugaran fisik dan kesehatan mental.
Menurut Benyamin, pelayanan kepada lansia tidak cukup hanya berfokus pada aspek pengobatan. Upaya promotif dan preventif harus terus diperkuat agar para lansia mampu menjalani masa tua dengan kondisi kesehatan yang lebih baik dan tetap produktif di tengah masyarakat.
“Kami ingin para lansia tetap memiliki ruang untuk beraktivitas, menjaga kesehatan, dan bersosialisasi. Karena kesehatan lansia bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga bagaimana mereka tetap merasa diperhatikan, berdaya, dan memiliki kualitas hidup yang baik,” katanya.
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga terus memperkuat kapasitas kader Pos Lansia dan tenaga kesehatan melalui berbagai pelatihan serta pendampingan. Di sisi lain, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan terus diperluas guna mendukung program kesehatan dan pemberdayaan lansia secara berkelanjutan.
Benyamin berharap keberadaan Pos Lansia dapat menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, sekaligus menghadirkan lingkungan yang ramah bagi para lanjut usia.
“Pembangunan yang baik adalah pembangunan yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk para lansia. Karena itu kami akan terus memperkuat pelayanan agar para orang tua di Kota Tangerang Selatan dapat menikmati masa tua yang sehat, nyaman, aktif, produktif, dan sejahtera,” pungkasnya.
Dengan penguatan Pos Lansia di seluruh kecamatan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menegaskan komitmennya membangun kota yang inklusif, di mana setiap warga, termasuk para lanjut usia, memperoleh akses pelayanan kesehatan yang berkualitas serta kesempatan untuk tetap berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.


