SERANG, (infoprlemen.co.id) – Ratusan pendaki dan pegiat pariwisata alam membentangkan bendera raksasa di Puncak Gunung Gedor, Kelurahan Cibendung, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten, Minggu (16/8/2026). Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia yang bertajuk Merdeka Tanpa Jejak “Zero Accident, Zero Waste” ini, digagas pengelola Base Camp Pendakian Gunung Prakasak via Cisuar bersama Pokdarwis Cibendung, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.
Selain menggelar upacara bendera peringatan HUT ke-81 RI dan membentangkan bendera sepanjang 30 meter, para pendaki juga memasang bendera raksasa di puncak Gunung Gedor, berukuran 6 x 9 meter. Dalam kegiatan tampak hadir Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eli Susiyanti, aktivisi Pendaki Cantik Banten yang juga Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kabid PSDP & Ekraf) Dinas Periwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pandeglang, Mia Maulani Rizki, Lurah Lurah Cibendung, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Yanti Nuryanti serta para pendaki, pecinta wisata alam dan masyarakat setempat.
Menurut Ketua Panitia Kegiatan yang juga Pengelola Base Camp Pendakian Gunung Prakasak, Kabupaten Serang, Teguh Dwipayana alias Adit, peserta kegiatan merupakan gabungan dari komunitas pencinta pendakian gunung, seperti Pendaki Cantik Banten, Pendaki Banten, Vertikal Resque Banten, Pegiat Alam Bebas, Hispala Tangerang, Monte Equipment, Gurila Adventure, Pokdarwis Cibendung, Deput Hijab, Dave Travel, Base Camp Gunung Gedor, Rabumanjatayoo, Sohibul Motret, Pendaki Banten Hitss dan lain-lain.
“Kami sengaja menggelar kegiatan, selain mencoba terus menumbuhkan jiwa kebangsaan dan cinta alam melalui memen Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026, juga sebagai upaya mendorong semakin tumbuhnya sektor pariwisata di Provinsi Banten,” kata Adit.
Sementara aktivisi Pendaki Cantik Banten yang juga Kabid PSDP & Ekraf Disparbud Kabupaten Pandeglang, Mia Maulani Rizki, tingginya animo masyarakat dalam kegiatan pendakian gunung, khususnya generesi Z dan Alfa, harus diarahkan menjadi kegiatan positif dan ditanamkan rasa cinta terhadap alam sebagai bentuk refleksi cinta tanah air.
“Saya merasa senang melihat tingginya animo generasi muda dalam mendaki gunung. Ini momentum yang tepat untuk terus dikembangkan menjadi kegiatan untuk menanamkan jiwa kebangsaan dan cinta tanah air, selain ikut mendorong bergeliatnya sektor pariwisata di Provinsi Banten,” tegasnya.
Sedangkan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eli Susiyanti yang kebetulan berada di lokasi kegiatan, merasa takjub dan senang dengan apa yang dilakukan para pendaki gunung di Provinsi Banten. Mereka bukan hanya tampak menikmati alam, tetapi juga ada rasa kecintaan terhadap alam yang berarti juga mecintai tanah air.
“Saya sebetulnya hadir di sini, karena undangan kegiatan lain tetapi kegiatan itu ternyata diundur. Namun saya melihat, ada kegiatan yang sangat baik yang digagas para pendaki, sehingga saya mengikuti acara ini. Saya beraharap, ke depan, event-event seperti ini terus diperbanyak agar semakin banyak wisatawan yang dating ke Banten,” harapnya.
Di akhir acara, peserta diberikan door prize dari para sponsor, juga disuguhi pertunjukan tarian daerah dan Seni Pencak Silat dari Pokdarwis Cibendung. Para peserta pun larut dalam pertunjukkan sehingga semakin menambah keseruan pendakian. (Nana Amdan)


