LEBAK, (infoparlemen.co.id) – Dalam rangka tanggulangi penyakit Tuberkulosis (TBC) Puskesmas Cileles bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan serta Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak melaksanakan
Active Case Finding (ACF).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan ACF merupakan program Kementerian Kesehatan untuk meminimalisir atau penanggulangan penyakit TBC, tujuan ACF ini untuk meningkatkan penemuan kasus TBC, mengurangi penyebaran penyakit, meningkatkan kualitas pengobatan, pelayanan kesehatan dan mengurangi angka kematian akibat TBC.

Dikatakan Rochmat koordinator pencegahan dan penanggulangan penyakit menular (P3M) Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Kegiatan ACF dari Kemenkes ini dilakukan dengan mencari orang yang berisiko, mencari orang yang bergejala,
melakukan deteksi,
melakukan skrining kesehatan, melakukan pemeriksaan rontgen dada juga melakukan pemeriksaan dahak.

“Pelaksanaannya, kami datang langsung dari pihak kesehatan ke puskesmas yang siap, dengan membawa alat lengkap dan tenaga medis menggunakan bis yang dilengkapi untuk pelayanan kesehatannya,” ungkapnya saat ditemui di sela acara. Rabu (15/1/2025).

Untuk masyarakat yang di undang menurut Rochmat ada batas limitnya, maksimal 150 orang dan yang mengundang pihak puskesmas berdasarkan yang berisiko diantaranya yang selalu berdekatan dengan yang memiliki penyakit TBC atau serumah.

“Kegiatan ini gratis, yang penting syaratnya warga negara indonesia serta dilengkapi KK dan KTP juga mendapat undangan dari puskesmas,”jelasnya.

Sementara itu Asep Zaenal Arifin kepala Puskesmas Cileles menambahkan, kegiatan ACF di Kecamatan Cileles untuk yang kedua kalinya, adapun sasarannya itu 150 orang diutamakan yang kontak serumah dengan yang memiliki penyakit dn untuk meningkatkan kasus penemuan TBC secara aktif.

“Alhamdulillah pelaksanaanya sekarang sedang berjalan dan mudah-mudahan ada dalam kelancaran,” pungkasnya.(Hd)