Oleh :Devina Ayatul Husna, Mahasiswi Biologi, Universitas Pamulang Serang
Serang, (infoparlemen.co.id) – Kegiatan Giat Bersih Ramadhan yang diselenggarakan melalui kolaborasi beberapa himpunan mahasiswa merupakan salah satu bentuk implementasi nyata kepedulian sosial sekaligus upaya persiapan spiritual dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Al-Yamini, Puri Anggrek, pada Selasa, 17 Februari 2026 ini tidak hanya berorientasi pada aspek kebersihan fisik tempat ibadah, tetapi juga menjadi sarana refleksi bagi mahasiswa untuk meningkatkan kesadaran religius, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar. Tema “Ramadhan Suci, Masjid Berseri” merepresentasikan keterpaduan antara kebersihan lahiriah dan kesucian batiniah sebagai bagian dari persiapan menyongsong Ramadhan yang penuh keberkahan.

Dalam konteks kehidupan bermasyarakat, kepedulian terhadap fasilitas umum, khususnya masjid, kerap kali masih dipandang sebagai tanggung jawab kelompok tertentu. Padahal, menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah merupakan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pembelajaran kontekstual mengenai pentingnya kontribusi sosial, baik dalam bentuk tenaga, kepedulian, maupun partisipasi aktif. Aktivitas pembersihan lingkungan masjid, penataan fasilitas, serta pemberian bantuan kepada pihak masjid mencerminkan nilai gotong royong, solidaritas sosial, dan kepedulian kemanusiaan yang tumbuh secara nyata dalam praktik kebersamaan.
Rangkaian kegiatan yang meliputi pembersihan masjid, pelaksanaan sholat berjamaah, pemberian hibah kepada pengurus masjid, serta makan siang bersama menjadi simbol penguatan ukhuwah dan harmonisasi hubungan sosial antara mahasiswa dan masyarakat. Interaksi sosial yang terbangun dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa organisasi kemahasiswaan tidak hanya berperan dalam ranah akademik kampus, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sosial yang lebih luas.
Giat Bersih Ramadhan mencerminkan proses pembentukan karakter generasi muda melalui internalisasi nilai kepedulian, tanggung jawab, kerja sama, serta keikhlasan dalam berbuat kebaikan. Nilai-nilai tersebut selaras dengan esensi Ramadhan sebagai momentum penyucian diri dan peningkatan kualitas ibadah. Dengan demikian, kegiatan ini tidak semata-mata bersifat seremonial, melainkan memiliki dimensi edukatif, moral, dan spiritual yang berkelanjutan bagi para peserta.
Pada akhirnya, pelaksanaan Giat Bersih Ramadhan menjadi bukti bahwa kolaborasi antar organisasi mahasiswa mampu menghasilkan kontribusi positif yang signifikan bagi masyarakat. Diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai tradisi kebaikan yang mempererat hubungan antara mahasiswa, masjid, dan lingkungan sekitar, sekaligus membentuk generasi yang religius, berkarakter sosial, dan memiliki semangat pengabdian dalam menyambut keberkahan bulan suci Ramadhan.

Mahasiswi Biologi Universitas Pamulang Serang

